Wednesday, April 10, 2019

Aku sayang dengan diriku.

Tak kenal maka tak sayang?
Namaku indah, aku akan belajar speak up tentang masalah pribadiku dan apa saja yang mengganjal dalam jiwaku.
Aku mau ngasih tau nih kalo aku sayang diriku sendiri. kalau kamu sayang siapa? Sebelum menyayangi orang lain, kamu harus tau cara menyayangi dan dirimu akan menjadi berharga.
Tuhan tidak menciptakan kita dengan sia-sia, sejak diciptakan dan melihat dunia pertama kali kamu sudah berharga.
Let's take your time for my short story, baca sampai akhir ya, semoga kamu lebih mencintai jiwa dan raga kamu,kesehatan mental atau psikis kamu.

  Sebelum aku dilahirkan di dunia aku tidak bisa memilih siapa yang akan menjadi Orang tuaku, siapa saudaraku, dan siapa yang akan menjadi temanku. Di masa SD ku aku mendapat perlakuan yang mungkin kurang mengenakkan di hati dan pikiran karena memang aku anaknya terlalu perasa. Aku adalah orang yang mempunyai karakter melankolis dari sejak kecil, mau berteman sama aku yuk mari, nggak mau berteman also i don't care. Ketika kecil aku sering mendapatkan kekerasan fisik dari orang terdekatku, sedangkan aku masih kecil dan itu wajar membuat kesalahan dan aku sama sekali belum mengerti pikiran orang dewasa, yang aku tau aku hanya bermain dan tertawa, disaat pulang dari sekolah TK aku membuat beberapa kesalahan kecil dan seseorang terdekatku sampai melakukan kekerasan kepadaku. saat SD aku juga mendapat kekerasan verbal atau bully dari teman-teman sebayaku hanya karena rambutku yang berbeda, 3 macam kekerasan dari orang terdekatku kepadaku (aku pernah di tampar, di tendang, di pukul menggunakan benda) yang tidak wajar di lakukan kepada anak umur 4-5 tahun saat itu. menurutku kelakuan seperti itu hanya dilakukan oleh orang yang memiliki psikis yang terganggu dan dampaknya fatal kepada aku saat ini, orang tuaku sama sekali tidak tahu tentang perlakuan orang terdekatku terhadap aku, karena aku tidak mau menjadi beban banyak orang dan itu semua aku menyesal saat ini, jika kalian mempunyai masalah apapun sebaiknya langsung utarakan kepada orang yang kamu percayai seperti orang tua. Saat aku SMP aku di masukkan ke dalam islamic boarding scholl di salah satu kota di Jawa Timur. Aku sedikit lega karena disana perempuan semua, dan tidak ada lagi yang melakukan kekerasan kepadaku saat itu. Setelah menginjak masa SMA aku balik lagi ke kotaku dan aku bersekolah di salah satu SMA favorit di kotaku, aku merasa senang karena ada suasana baru tapi aku takut merasakan kekerasan lagi dari orang terdekatku. 
Sampai SMA kelas 10 aku yang mempunyai karakter melankolis menjadi lebih diam seribu bahasa, makin kayak batu arca di Bali wkwkwk 😅

  Dari 2016 sampai saat ini aku di diagnosa mengalami bipolar disorder. Gangguan bipolar adalah gangguan mental yang menyerang kondisi psikis seseorang yang ditandai dengan perubahan suasana hati yang sangat ekstrim berupa mania dan depresi, karena sebelumnya disebut dengan manic depressive, Suasana hati penderitanya dapat berganti secara tiba-tiba antara dua kutub yang berlawanan yaitu kebahagiaan (mania) dan kesedihan (depresi) yang berlebihan tanpa pola waktu yang pasti, faktornya  ada genetika, fisiologis, sistem neuroendokrin, dan lingkungan. Untuk faktorku sendiri itu adalah lingkungan saat aku masih kecil dan perlakuan orang-orang terdekatku kepadaku, disaat SMA kelas 10 aku mulai melalukan perawatan dan terapi mandiri, aku tidak pernah menceritakan hal-hal buruk yang sedang terjadi kepada orang tuaku saat kecil, setelah kelas 11 aku mulai sedikit sembuh dan mulai bahagia, dengan memiliki teman-teman yang asik, saat kelas 12 SMA awal aku kehilangan bapakku yang aku sayangi, dan setelah itu aku merasa patah dan tidak karuan sehingga bipolarku datang lagi, dan aku pergi dengan salah satu teman lama ku untuk datang ke psikiater, berat rasanya kenapa harus aku? Disaat itupun keluargaku tidak ada yang tahu tentang semuanya karena lagi-lagi aku tidak mau merepotkan orang yang aku sayang. Setelah itu aku mempunyai a relationship dengan temanku saat SMA, saat meminum obat dari psikiater aku merasa jiwaku sedikit tenang, namun setelah lama aku tidak berobat, emosi emosi dari gangguan bipolarku kembali lagi sehingga aku meluapkan emosiku kepada mantan pacarku, dan aku tidak pernah bilang perihal gangguan bipolarku kepada keluargaku, temanku, sahabatku dan pacarku, aku sangat takut kalau sampai teman-temanku ilfeel dan pergi sehingga aku tidak akan memiliki teman lagi. Tapi sekarang aku menyadari bahwa itu semua salah, jika aku belajar speak up tentang sedikit masalah pribadiku dulu mungkin aku bisa tau siapa saja yang memelukku setelah tau segala kurangku yang sangat banyak. mungkin sampai sekarang dia mikirnya she's a crabby, emotional and evil. Yah itu wajar karena mantan pacarku nggak ngerti apapun tentangku. It's okay i still feel good. Sampai saat ini aku terus melakukan perawatan mandiri dan sesekali aku datang untuk melakukan perawatan kembali sampai benar-benar sembuh, semua ini karena aku sayang diriku, aku ingin kelak, aku mempunyai keluarga yang bahagia tanpa gangguan bipolarku yang mungkin sekarang masih aku lawan itu semua dengan usahaku. Jadi untuk siapapun kalian yang membaca dengan sangat aku meminta kalian jika ada masalah apapun cepat ceritakan kepada orang tua atau orang yang kamu percayai. Di dalam jiwa yang kuat terdapat tubuh yang sehat.

  Sekali lagi kalau memang kamu merasa sedih utarakan, jika itu belum cukup menghilangkan rasa sedih menangislah, bipolar disebabkan karena kesedihan yang di tahan, saat kamu merasa gundah gelisah marah sedih ingin menangis di hari itu, selesaikan hari itu juga sampai tuntas, lebih baik mencegah daripada mengobati yakan? Bipolar itu terjadi saat jiwa kita sudah penuh tidak cukup memori dan ruang jika sudah terlanjur mendapat penyakit jiwa seperti ini yang kadang aku lakukan saat terapi mandiri adalah aku bergumam sendiri di depan kaca atau sambil melihat foto orang yang telah melalukan kekerasan verbal maupun non verbal, mungkin terdengar aneh tapi itu ampuh untuk sedikit meringankan bipolar aku, contoh saat kamu punya masalah dengan teman kamu  yang dulu menipu kamu dan belum sempat kamu utarakan dan luapkan, kalian boleh bergumam sendiri di depan kaca seperti ini contohnya "kenapa sih boejank kamu menipu aku, membawa kabur uangku padahal aku tulus menjadi teman kamu, padahal selama ini aku nggak pernah jahat sama kamu" , nah dengan begitu akan sedikit mengurangi dan membuang sampah-sampah yang membuat jiwa kamu sakit, untuk penyembuhannya sendiri kamu perlu psikolog atau psikiater untuk perawatan terapi secara rutin dan pemulihan jiwa kamu pastinya atas seizin Allah SWT.

  Aku meyakini di dunia ini tidak ada orang jahat, manusia memang seperti itu sama siapa marahnya kepada siapa tumpahnya, itu semua disebabkan karena luka-luka lama dia yang belum sembuh dan tidak seorangpun tau, hanya dia dan Tuhan yang tau, ada seorang anak kecil yang menangis di pojokan, kecewa dan marah hampa dan bingung, itu dia waktu dia kecil, kasihan dia, kalau dia merasa bahagia sangat tidak mungkin menyakiti orang lain, jangan-jangan kamu lebih bahagia dari dia. bersyukurlah kalau kamu masih bisa bernafas, mempunyai keluarga yang lengkap, mempunyai teman yang baik, dan hidup yang berkecukupan, Tuhan menciptakan mu ke dunia dengan alasan kamu berharga bukan diciptakan dengan sia-sia tanpa arti apapun. See you next time ♡

No comments:

Post a Comment

Aku sayang dengan diriku.

Tak kenal maka tak sayang? Namaku indah, aku akan belajar speak up tentang masalah pribadiku dan apa saja yang mengganjal dalam jiwaku. Ak...